STIKES BAITURRAHIM JAMBI

Menjadi Institusi Pendidikan Kesehatan Unggul, Isl

STIKes Baiturrahim Gelar Seminar Dan Workshop Nasional

STIKes Baiturrahim Gelar Seminar Dan Workshop Nasional

Hadirkan Tiga Orang Profesor Luar Negeri Dan Pakar HIV/AIDS,Doktor Keperawatan

Selama sepekan STIKes Baiturrahim jambi, Menerima KunjunganDan Tamu Tiga Orang Profesor Dari Centro Escolar University, Manila Filipina,Yaitu Prof. Joyliyn Mejilla, Prof. May P. Mendinueto Dan Prof. Anjanette DeLeon. Kehadiran Tiga Orang Profesor Dari Filipina ke STIKes Baiturrahim Jambiini Untuk Memberikan Pembekalan Dan Ilmu Tentang Dunia Kesehatan, Juga DuniaKeperawatan Kepada Kita Yang Sebelumnya Ia Lebih Maju Dari Kita, Ujar Ketua STIKesBaiturrahim jambi Dr. Filius Chandra, SE., MM. Berkenaan dengan hal tersebut,untuk memanfaatkan kehadiran orang-orang hebat itu, STIKes Baiturrahim JambiJuga Menggelar Seminar Nasional ini. (Evidence Based Nursing Practice indiabetes education), Dengan Topik Penatalaksanaan Diabetes Terkini. Dengan MenghadirkanMereka Juga Menghadirkan Narasumber Dari Lokal Yaitu Dr. Ns. I. Made Sundayana,S. Kep., M.Sc (Ketua STIKes Buleleng, Bali) pakar HIV/AIDS dan DoktorKeperawatan Dr. Ns. Ratu Kusuma, S. Kep., M. Biomed yang merupakan dosen STIKesBaiturrahim Jambi. Dalam kegiatan seminar yang dibuka oleh Ketua STIKesBaiturrahim Jambi diikuti oleh dosen, mahasiswa STIKes Baiturrahim jambi,mahasiswa kesehatan dalam kota jambi diikuti 500 peserta. Ketua STIKesBaiturrahim jambi menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu bentukimplementasi atau hasil dari pertemuan dan MoU Saat Mengadakan Kunjungan KeFilipina Dengan Perguruan Tinggi Kesehatan Filipina. Yaitu Mereka MemberikanLatihan Riset Yang Bertarap International disini. Dan kerjasam antara STIKesBaiturrahim Jambi dan Filipina ini nanti akan dilanjutkan dengan kunjungan daripimpinan mereka atau dekan mereka. Sedangkan tahun depan kita sudah kerjasamapertukaran mahasiswa yaitu mahasiswa filipina belajar di STIKes Baiturrahimjambi dan mahasiswa STIKes Baiturrahim jambi belajar di Filipina.

Berita Lainnya